Menelaah Surat Pribadi dan Surat Dinas, (Telaah Kesalahan Bahasa, Ejaan, Struktur)

Menelaah Surat Pribadi dan Surat Dinas


Menelaah Struktur Surat Pribadi dan Surat Dinas 

Bagian dan Contoh Surat Pribadi

Seperti yang telah kamu ketahui, surat pribadi adalah jenis tulisan yang berisi keperluan pribadi antara satu orang dengan orang yang lain. Surat pribadi memiliki beberapa bagian, yaitu tanggal surat, salam pembuka, isi, penutup, dan nama pengirim surat beserta tanda tangan.

Pada bahasan ini kamu tidak hanya mengidentifikasi surat pribadi dari bagian-bagiannya saja, tetapi juga dari segi bahasa, dan isi/tujuan surat. Perhatikan contoh surat pribadi di bawah ini!


Berdasarkan surat pribadi di atas, ada beberapa bagian yang menjadi unsur pembangun surat pribadi, yaitu (1) alamat dan tanggal surat, (2) salam pembuka, (3) kalimat pembuka paragraf, (4) isi surat, (5) penutup surat, (6) salam akhir, dan (7) nama dan tanda tangan.


Bagian dan contoh Surat Dinas

Surat dinas berisi tentang keperluan kedinasan yang bersifat resmi. Sebelum kamu mengetahui contoh surat dinas yang baik, terlebih dahulu kamu harus mengetahui struktur surat dinas. Pada dasarnya struktur surat dinas tidak jauh berbeda dengan surat pribadi. Perhatikan tabel berikut.



Menelaah kesalahan dalam penulisan surat


Menulis Surat Pribadi dan Surat Dinas dalam Bentuk Kertas atau Email

Pada bagian sebelumnya kalian telah mendiskusikan berbagai tujuan surat pribadi. Penting bagi kamu untuk berpikir tentang bahasa yang kamu gunakan ketika menulis sesuai dengan tujuan surat.

Kamu harus tahu pilihan ragam bahasa yang tepat dan sesuai untuk penerima dan tujuanmu menulis surat. Ragam bahasa dimaksud adalah bahasa Indonesia baku, bahasa Indonesia ragam informal, atau ragam bahasa khusus (bahasa gaul) yang hanya digunakan kepada teman akrab yang berusia sebaya.

Ragam bahasa Indonesia baku biasanya digunakan untuk tujuan yang bersifat serius, seperti turut berduka cita atau bersimpati atas musibah yang diderita seseorang, dan/atau surat yang ditujukan kepada orang yang lebih tua.

Agar kamu lebih memahami tentang surat pribadi berdasarkan tujuannya, perhatikan contoh-contoh berikut ini.

Perhatikan model yang diberikan dan pola-pola penggunaan bahasa untuk berbagai tujuan. Diskusikan dengan guru untuk hal-hal yang belum kamu pahami.


Menulis Surat Pribadi

Seperti yang telah kamu ketahui, surat pribadi adalah jenis tulisan yang berisi keperluan pribadi antara satu orang dengan orang yang lain.

Surat pribadi memiliki beberapa bagian, yaitu tanggal surat, salam pembuka, isi, penutup, dan nama pengirim surat beserta tanda tangan.



Selain unsur-unsur tersebut, ada juga hal yang harus kamu ketahui tentang data penerima dan tujuan surat yang akan kamu tulis. Hal tersebut penting untuk kamu perhatikan agar surat pribadimu sesuai dengan sasaran, karena bahasa surat pribadi untuk orang tua tentu saja berbeda dengan surat untuk sahabatmu.

Berikut hal yang perlu kamu perhatikan.


Bagan di atas menunjukkan bahwa penting bagi kamu untuk berpikir tentang bahasa yang kamu gunakan ketika menulis. Kamu harus tahu pilihan ragam bahasa yang tepat dan sesuai untuk penerima dan tujuanmu menulis surat.

Ragam bahasa dimaksud adalah bahasa Indonesia baku, bahasa Indonesia ragam informal, atau ragam bahasa khusus (bahasa gaul, funky) yang hanya digunakan kepada teman akrab yang berusia sebaya.

Ragam bahasa Indonesia baku biasanya digunakan untuk tujuan yang bersifat serius, seperti turut berduka cita atau bersimpati atas musibah yang diderita seseorang, dan/atau surat yang ditujukan kepada orang yang lebih tua.

Dalam menulis surat pribadi kamu juga perlu memerhatikan penggunaan salam pembuka, kalimat pembuka paragraf pertama, dan kalimat penutup. Ketiga hal tersebut mencerminkan etikamu.
Loading...