Anggota Tata Surya, (nama planet, urutan planet, susunan tata surya, sistem tata surya)

Anggota Tata Surya

Bumi yang kita pijak saat ini merupakan salah satu planet dari yang ada di alam ini. Planet adalah benda langit yang tidak dapat memancarkan cahaya. Kita dapat melihat planet-planet yang lain dari bumi karena planet-planet tersebut memantulkan cahaya matahari.

Planet-planet tersebut beredar pada suatu jalurnya sendiri. Sampai saat ini planet-planet yang sudah kita ketahui dan kenal, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Planet-planet itu beredar mengelilingi matahari. Selain itu setiap planet memiliki satelit yang mengelilinginya. Suatu sistem yang terdiri atas planet-planet (termasuk satelitnya) yang beredar mengelilingi matahari sebagai pusat edar dinamakan tata surya. Masing-masing planet beredar pada lintasannya dalam mengelilingi matahari.

Garis edar setiap planet mengelilingi matahari disebut orbit. Mengapa planet-planet tersebut dapat beredar pada orbit atau lintasan tertentu, dan tidak menyimpang atau bertabrakan? Hal ini disebabkan adanya gaya gravitasi atau gaya tarik-menarik antara planet dan matahari.
Susunan Tata Surya

Dari gambar tata surya di atas, pernahkah kamu membayangkan berapa jarak planet-planet tersebut terhadap matahari? Dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, kini jarak planet-planet tersebut terhadap matahari dapat ditentukan.

Berikut ini tabel jarak planet-planet terhadap matahari.


Amati kembali gambar tata surya di atas. Planet-planet tersebut beredar membentuk suatu bidang yang disebut bidang edar, yaitu bidang tempat planet tersebut beredar. Bidang edar planet hampir berimpitan satu sama lainnya. Bidang edar bumi sendiri disebut eliptika.

Susunan tata surya yang kamu lihat merupakan benda-benda yang memiliki massa sangat besar. Di antara anggota tata surya, menurut kamu siapa yang memiliki massa paling besar? Matahari adalah anggota tata surya yang memiliki massa yang paling besar.

Berapakah massa matahari dan planet-planet? Massa matahari dan planet-planet didasarkan pada perbandingan massa planet dan massa bumi (massa bumi dianggap = 1). Massa bumi adalah 6,6 x 1024 kg. Perbandingan massa matahari dan planet lain terhadap bumi dapat kamu lihat pada tabel di bawah ini.


Oleh karena bentuk planet-planet seperti bola, maka ukuran diameter planet dijadikan sebagai tolak ukur besar kecilnya planet.

Selain matahari dan planet-planet, tata surya kita memiliki benda langit lainnya, yaitu satelit. Satelit alam merupakan anggota tata surya yang beredar mengelilingi planetnya dan bersama-sama mengelilingi matahari.

Coba kamu sebutkan satelit alam yang mengelilingi bumi! Bumi memiliki sebuah satelit, yaitu bulan. Adapun merkurius dan venus tidak memiliki satelit.

Planet-planet lain yang memiliki satelit adalah sebagai berikut.
1. Yupiter memiliki satelit enam buah,
2. Mars memiliki satelit dua buah,
3. Neptunus memiliki satelit dua buah,
4. Uranus memiliki satelit lima buah,
5. Saturnus memiliki satelit sembilan buah,

Selain bumi dan planet lainnya, ada planet-planet kecil yang mengelilingi matahari yang disebut asteroid. Asteroid sering juga disebut asteroida atau planetoida. Berdasarkan hasil penelitan yang dilakukan, planet-planet ini banyak ditemukan di daerah antara orbit planet Mars dan Yupiter.

Jumlah asteroida ini sangat banyak, diperkirakan sebanyak 40.000 sampai 50.000 buah. Apabila dikumpulkan massa total asteroid-asteroid itu mencapai 2,4 x 1021 kg sampai 3 x 1021 kg. Massa ini mendekati 1/25 massa bulan atau 1/2500 massa bumi.

Benda langit lainnya yang mengelilingi matahari adalah komet. Komet merupakan sebuah bintang yang semakin hari semakin panjang, menyerupai sebuah ekor sehingga disebut bintang berekor. Seperti planet lainnya, komet juga mengelilingi matahari dengan orbit yang lonjong.

Komet

Dari hasil pengamatan yang dilakukan sampai saat ini, komet yang melintas dekat matahari diperkirakan sampai seribu buah. Dari sekian banyak komet yang ada, hanya beberapa yang dapat dilihat dengan mata telanjang.

Ada beberapa komet yang terkenal dan mungkin kamu pernah mendengarnya. Salah satu komet yang terkenal adalah komet Halley. Komet ini melintas dekat matahari setiap 76 tahun. Diameter komet Halley kira-kira 5.000 meter. Komet terdiri atas bagian kepala dan ekor.

Kepala terdiri atas inti dan koma. Inti merupakan pusat yang paling terang, sedangkan koma merupakan bola gas dan debu yang mengelilinginya. Ekor komet berupa gas bercahaya yang akan tampak saat melintas dekat dengan matahari.

Jadi saat komet dekat dengan matahari maka ekor komet akan tampak panjang. Hal ini karena es yang terkandung dalam komet meleleh, melepaskan gas dan debu kemudian memantulkan cahaya matahari.

Pernahkah kamu mendengar adanya benda langit yang jatuh ke bumi? Benda langit yang berada di ruang angkasa bergerak mendekati bumi. Saat itu terjadi gesekan dengan atmosfer bumi sehingga menimbulkan panas. Panas yang terjadi akan menyebabkan benda langit tersebut hancur sebelum sampai ke bumi.

Pijaran cahaya tersebut terkadang dapat terlihat di malam hari. Keadaan ini memberikan kesan seperti bintang berpindah atau jatuh. Namun ada beberapa benda langit yang dapat menembus dan sampai ke bumi.

Kawah meteorit di Arizona
Kawah meteorit di Arizona

Benda-benda langit tersebut dinama-kan meteor. Meteor yang masuk ke atmosfer dan jatuh ke bumi disebut meteorit. Benda-benda tersebut berupa batu-batuan yang sangat keras. Salah satu meteorit yang jatuh ke bumi dan berukuran besar terdapat di Arizona, Amerika Serikat. Meteorit ini membentuk kawah bergaris tengah 1,3 km dengan kedalaman 175 m.

Subscribe to receive free email updates: