Pengertian, Definisi, Kangkung dan Morfologinya

Pengertian Kangkung 

Apakah anda termasuk penggemar sayur kangkung?, kalau iya berarti anda suka dengan sayur-sayuran. Bersyukurlah karena kangkung kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh. Nah pada kesempatan berikut ini kita tidak akan membahas masalah sayur kangkung, baik dibuat cah kangkung dan sebagainya.

Akan tetapi kita akan mempelajari kangkung dari segi pengertian namanya, dan morfologinya. Kangkung (Ipomoea aquatica), juga dikenal sebagai Ipomoea reptans Poir1 adalah sejenis tanaman yang termasuk jenis sayur-sayuran dan di tanam sebagai makanan. Kangkung banyak dijual di pasar-pasar

Kangkung ini bisa disebut dengan swamp cabbage, water convovulus, water spinach, ini bersal dari india. Kemudian menyebar di berbagai wilayah. Kangkung merupakan tanaman yang tumbuh cepat yang memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggu sejak dari benih kangkung dikenal dengan nama latin adalah Ipomoea Reptans.

Kangkung tergolong sayur yang sangat populer, karena banyak peminatnya. Kangkung disebut juga Swamp cabbage, Water convovulus, Water spinach. Berasal dari India yang kemudian menyebar ke Malaysia, Burma, Indonesia, China Selatan Australia dan bagian negara Afrika.
Pengertian, Definisi, Kangkung dan Morfologinya

Kangkung termasuk suku Convolvulaceae (keluarga kangkung-kangkungan)


Kedudukan tanaman kangkung dalam sistematika tumbuh-tumbuhan diklasifikasikan ke dalam:
Divisio             : Spermatophyta
Sub-divisio     :  Angiospermae
Kelas               : Dicotyledonae
Famili              : Convolvulaceae
Genus              : pomoea
Species            : Ipomoea reptans 


Morfologi Kangkung darat dan air

Batang

Kangkung darat memiliki warna yang bedah daripada batang tanaan kangkung air.kangkung darat memiliki warnah putih kehijau–hijauan, batang tanaman kangkung darat memiliki ruas–ruas yang lebih besar daripada kangkung yang tumbuh di dalam air.

Daun

Kangkung darat memiliki daun yang lebih kecil dari pada daun kangkung air, sebab kangkung air memiliki daun yang besar dan berwarna hijau pucat, sedangkan daun kangkung darat kecil dan berwarna hijau tua.

Biji

Kangkung darat lebih banyak berbiji dari pada kangkung air. Itu sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air dengan stek pucuk batang.

Akar
Tanaman kangkung memiliki akar yang berserabut, warna akar kangkung darat lebih terang dari pada akar kangkung darat, serta memiliki akar yang lebih kuat dan lebih panjang dari pada kangkung air.

Baca juga : Pengertian dan Definisi Tumbuhan Kedelai beserta penjelasannya
Loading...