Menyusun naskah sambutan dan pidato dengan benar

Menyusun naskah sambutan dan pidato


Menyusun Naskah Sambutan


Wah, tidak terasa ya, waktu berjalan cepat. Sekarang kamu sudah memasuki semester terakhir. Hal itu berarti sebentar lagi kamu akan menghadapi ujian akhir. Ayo, pacu semangat belajarmu. Pernahkah kamu membacakan teks sambutan?

Misalnya, pada acara peringatan hari besar dan acara peringatan hari ulang tahun. Nah, pada saat pembacaan, kamu harus memperhatikan lafal (pengucapan katakata) dengan jelas. Selain itu, perhatikan juga intonasi, gerak-gerik, dan mimik yang sesuai.

Dengan begitu, orang yang mendengarkan akan tertarik untuk terus mendengarkannya.
Memberikan sambutan sama halnya dengan berpidato. Keduanya merupakan kegiatan berbicara untuk mengemukakan suatu hal di hadapan orang banyak.

Saat akan memberikan sambutan, dibutuhkan persiapan berupa naskah. Sebelum menyusun naskah sambutan, buatlah olehmu kerangkanya. Kerangka sambutan berisi garis besar hal-hal yang akan disampaikan.

Selanjutnya, kerangka tersebut dikembangkan dengan menggunakan bahasa yang baik. Naskah sambutan terdiri atas:
1. pembukaan (ucapan salam pembuka);
2. isi (penjelasan tujuan acara);
3. penutup (ucapan salam penutup).

Perhatikanlah contoh naskah sambutan berikut.
Menyusun naskah sambutan dan pidato dengan benar

Naskah sambutan dalam pidato tersebut ditujukan untuk kepala sekolah, guru, dan rekan-rekan siswa SD Mulia. Naskah sambutan berisi ajakan kepada siswa untuk mengikuti kegiatan wisata ilmiah ke Museum Telekomunikasi. Naskah sambutan dibacakan oleh perwakilan siswa kelas VI.

Menyampaikan Pidato


Apakah kamu pernah memerhatikan gurumu saat me nyampaikan pidato saat upacara bendera? Gurumu tidak terlihat gugup. Hal yang ingin disampaikannya keluar dengan lancar. Bahkan, sesekali gurumu ter lihat menggerakkan tangannya untuk mem berikan penjelasan.

Apakah kamu juga ingin dapat tampil ber pidato? Kamu tidak akan merasa gugup jika mempersiapkan hal yang akan disampaikan. Kamu dapat menulis terlebih dahulu teks pidatonya. Dengan begitu, pembicaraanmu akan terarah dan tidak melantur ke mana-mana.

Ada beberapa kebiasaan salah yang harus dihindari saat menyampaikan pidato. Kebiasaan salah itu adalah sebagai berikut.
1. Pandangan mata hanya melihat naskah.
2. Tidak menguasai isi pidato.
3. Volume suara kurang keras.
4. Pelafalan kata dan kalimat tidak jelas.
5. Intonasi dan jeda kalimat yang tidak tepat.
6. Melakukan gerakan yang tidak perlu, seperti menggaruk-garuk kepala.

Kebiasaan salah tersebut harus kamu hindari agar penyam paian pidatomu dapat dipahami oleh pendengar. Nah, berikut terdapat naskah pidato. Sampaikanlah pidato berikut dengan lafal, intonasi, dan sikap yang tepat. Lakukanlah secara bergantian dengan temanmu.

Ayo Kenali Dirimu

Ayo, kenali dirimu. Apakah kamu termasuk orang yang pin tar bergaul (berkomunikasi) dengan orang lain? Untuk mengetahuinya, jawablah pertanyaan berikut sesuai kebiasaanmu.

1. Saya selalu mengutarakan pendapat dengan jelas.
   a. selalu
   b. kadang-kadang
   c. tidak pernah

2. Jika saya tidak memahami pembicaraan teman, saya meminta penjelasan lebih lanjut.
   a. selalu
   b. kadang-kadang
   c. tidak pernah

3. Tidak sulit buat saya untuk melihat suatu masalah dari sudut pandang teman.
   a. selalu
   b. kadang-kadang
   c. tidak pernah

4. Saya mendengarkan pembicaraan teman dengan perhatian penuh.
   a. selalu
   b. kadang-kadang
   c. tidak pernah

5. Saya dapat mengungkapkan perasaan, seperti marah, kecewa, sedih, atau takut.
   a. selalu
   b. kadang-kadang
   c. tidak pernah

6. Saya dapat mengenali perasaan teman-teman dengan memperhatikan ekspresi mereka saat kami berbicara.
  a. selalu
  b. kadang-kadang
  c. tidak pernah

7. Saya mendengarkan pembicaraan teman dengan teliti dan tidak main tebak.
  a. selalu
  b. kadang-kadang
  c. tidak pernah

8. Jika berbuat salah, saya tidak takut untuk me ngakuinya.
  a. selalu
  b. kadang-kadang
  c. tidak pernah

9. Jika merasa telah menyinggung perasaan teman, saya tidak segan meminta maaf.
  a. selalu
  b. kadang-kadang
  c. tidak pernah

10. Saya tenang-tenang saja jika dikritik.
  a. selalu
  b. kadang-kadang
  c. tidak pernah

Hitunglah nilaimu


Setiap jawaban a bernilai 2, jawaban b bernilai 1, dan jawaban c bernilai 0. Jumlahkan pemerolehan

nilaimu secara keseluruhan. Kemudian, cocokkanlah dengan penjelasan berikut.

Jika skormu 0–6

Hmm, kamu masih kesulitan ya dalam berkomunikasi? Akibatnya, dapat terjadi salah paham. Kamu pun sering kesal karena merasa tidak dipahami. Nah, teruslah belajar untuk berkomunikasi dengan baik dan efektif. Sampaikan perasaan, pikiran, dan keyakinanmu dengan jelas. Dengarkanlah pembicaraan orang lain dengan penuh perhatian agar tidak salah tangkap.

Jika skormu 7–13

Kemampuan berkomunikasimu sudah cukup baik. Akan tetapi, masih perlu ditingkatkan. Kadang-kadang kamu terlalu asyik dengan dirimu sendiri. Nah, mengapa tidak kamu tingkatkan kemampuan berkomunikasi? Berbicaralah dengan jelas dan mendengarkan dengan penuh perhatian, itulah kuncinya.

Jika skormu 14–20

Wah, selamat ya. Keterampilanmu berkomunikasi sudah baik. Kamu tahu cara mengungkapkan dirimu dan menyampaikan perasaan, pikiran, dan keyakinanmu. Kamu juga pandai memahami orang lain. Bagus, kamu tidak takut berbeda pendapat dan tidak takut terhadap kritikan. Pertahankan terus!

Baca juga : Menulis Surat Undangan Resmi dan Tidak Resmi

Subscribe to receive free email updates: