Surah Al Lahab, (Terjemahan, Cara Menghafal, Kisah Nabi Muhammad dan Abu Lahab)

pembelajaranku.com
pembelajaranku.com
Pada Pembelajaranku sekarang ini akan menjelaskan dan menjabarkan Surah Al Lahab, beserta terjemahan dan  cara menghafal surah al Lahab serta penjelasan singkat kisah Nabi Muhammad dan Abu Lahab.

Surah Al-Lahab


1. Membaca Surah Al-Lahab

Surah Al-Lahab termasuk golongan surah-surah Makkiyah yang terdiri atas 5 ayat. Surah-surah Makkiyah adalah surah-surah yang diturunkan di Mekah. Surah Al-Lahab bernomor surah keseratus sebelas. Surah Al-Lahab diturunkan sesudah surah Al-Fath.

Surah Al-Lahab dalam Al-Qur’an termasuk dalam juz amma (juz ke 30). Makna “Al-Lahab” adalah gejolak api, diambil dari kata “Lahab” yang terdapat pada ayat ketiga surah ini. Surah Al-Lahab dinamakan juga Surah “Al-Masad”. 

Pokok-pokok isi surah Al-Lahab adalah menceritakan perilaku buruk Abu Lahab dan isterinya. Keduanya menentang Rasulullah SAW akan celaka dan masuk neraka. Semua usahanya akan sia-sia tidak berguna dan tidak dapat menolongnya kelak di hari kiamat.

Sebab-sebab turunnya ayat-ayat (asbabun nuzul) berdasarkan suatu riwayat Bukhari yang bersumber dari sahabat Nabi, Ibnu Abbas bahwa pada suatu ketika Rasulullah SAW. naik ke Bukit Safa sambil berseru, “Mari berkumpul pada pagi hari ini!” Maka berkumpullah kaum Quraisy. Rasulullah saw. lalu bersabda, “Bagaimana pendapat kalian, seandainya aku beritahu bahwa musuh akan datang besok pagi atau petang, apakah kalian percaya kepadaku?” Kaum Quraisy menjawab, “Pasti kami percaya”.

Rasulullah SAW. selanjutnya bersabda,”Aku peringatkan kalian bahwa siksaan Allah yang dahsyat akan datang.” Melihat itu berkata Abu Lahab, “Celaka engkau! Apakah hanya untuk ini engkau kumpulkan kami?” Maka turunlah Surah Al-Lahab dari ayat 1 sampai ayat 5. Surah Al-Lahab melukiskan bahwa kecelakaan itu akan terkena kepada orang yang memfitnah dan menghalang-halangi agama Allah. 

Allah SWT. melalui Surah Al-Lahab bermaksud menegaskan bahwa kemusyrikan itu tak dapat dipertahankan dan tidak akan menang walaupun pendukung-pendukungnya bekerja keras.

Menurut bahasa Arab, istilah “kayu bakar” dalam surah Al-Lahab dipakai sebagai kiasan bagi penyebar fitnah. Ummi Jammil, isteri Abu Lahab selalu menyebar-nyebarkan fitnah untuk menjelek-jelekkan Nabi Muhammad SAW dan kaum muslim. Oleh sebab itu, ia disebut sebagai pembawa kayu bakar. Ummi Jammil pun mendapat julukan sebagai “si Mata Sebelah”.

Bacaan Surah Al-Lahab adalah sebagai berikut.

Artinya :
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
1. Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia.
2. Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang ia usahakan.
3. Kelak ia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).
4. Dan (begitu pula) isterinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
5. Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.

Bacalah olehmu Surah Al-Lahab secara perlahan-lahan ayat demi ayat. Kamu tidak perlu terburu-buru dalam membaca. Sempurnakan bacaanmu dengan memperhatikan makhraj dan harakatnya.

2. Menerjemahkan Surah Al-Lahab


Kandungan Surah Al-Lahab dapat dipahami dengan mudah bila kita mengetahui arti kata demi kata sesuai bahasa aslinya. Secara langsung, kamu pun dapat menghayatinya secara lebih baik pula. Oleh karena itu, perhatikanlah arti kata demi kata berikut ini.

3. Menghafal Surah Al-Lahab


Tahukah kamu cara untuk dapat menghafal Surah Al-Lahab? Ada banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk menghafal Surah Al-Lahab. Cara-cara yang dapat kamu lakukan misalnya:
  • Minta tolong ayah, ibu, atau kakakmu untuk membaca surah Al-Lahab dan kamu menyimak serta mendengarkannya dengan baik-baik. Maksudnya, setiap selesai ayah, ibu atau kakakmu membacakan satu ayat kemudian kamu mengikuti bacaannya tanpa melihat Al-Qur’an. Begitu seterusnya hingga ayat terakhir. Lakukanlah secara berulang-ulang hingga kamu yakin telah hafal. 
  • Jika kamu memiliki telepon genggam atau handphone, maka kamu dapat merekam bacaanmu mengenai surah Al-Lahab. Kemudian, hasil rekaman itu kamu perdengarkan secara berulang-ulang. Ketika hasil rekaman dimatikan, kamu mengikuti bacaannya. Jika kamu bisa, artinya kamu telah dapat menghafal surah Al-Lahab. 
  • Kamu tulis masing-masing ayat dalam selembar kertas dan diberi nomor ayat. Ambil olehmu kertas nomor ayat 1 dan bukalah untuk membacanya. Selesai dibaca, kamu tutup kertas bernomor ayat 1 lalu kamu membacanya lagi tanpa melihat teks ayat. Jika kamu sudah bisa, lanjutkan dengan kertas bernomor ayat berikutnya. Begitu seterusnya hingga kertas bernomor ayat terakhir. Kemudian, tanpa membuka kertas bernomor ayat, bacalah surah Al-Lahab dari ayat 1 hingga ayat 5. Jika bisa, kamu berarti sudah mampu menghafal ayat-ayat surah Al-Lahab. 
  • Surah Al-Lahab termasuk surah-surah pendek ayatnya. Ini artinya, kamu dapat melakukan teknik menghafal ayat dengan cara membuat kelompok yang terdiri atas 5 anak sesuai jumlah ayat surah Al-Lahab yang 5 ayat. Tiap-tiap anak diminta menghafal masing-masing 1 ayat yang berbeda. Anak pertama menghafal ayat 1, anak kedua menghafal ayat 2, dan seterusnya hingga ayat terakhir. Setelah masing-masing anak hafal dengan ayatnya maka dibacalah secara berurutan dari ayat 1 hingga ayat 5. Selanjutnya, tiap anak diminta menirukan bacaan hafalan ayat anak lainnya. Jika telah bisa, artinya tiap anak sudah mampu menghafal ayat-ayat surah Al-Lahab.
Intinya, mendengar perkataan orang lain lalu menirukannya lebih mudah dilakukan dibandingkan membacanya dari buku / kitab. Bila semua ayat dalam satu surah sudah hafal, biasakan dibaca olehmu ketika mendirikan shalat.

4. Kisah Nabi Muhammad SAW dan Abu Lahab

Nabi Muhammad SAW memiliki beberapa orang paman, salah satunya adalah Abu Lahab. Ia salah seorang paman nabi yang tidak beriman, bahkan sering mengumpat dengan kata-kata kasar dan berusaha untuk membunuh nabi. Istri Abu Lahab pun demikian mengikuti suaminya membenci Nabi Muhammad SAW. 

Ketika didengarnya bahwa Abu Lahab, pamannya sakit, maka Nabi Muhammad SAW langsung menjenguknya, padahal Abu Lahab hanya berpurapura sakit. Dia sengaja menjebak Nabi Muhammad SAW karena ingin membunuhnya. Abu Lahab membuat lubang jebakan di samping tempat tidurnya.

Harapannya, Nabi Muhammad SAW akan terjebak masuk lubang karena melangkahinya. Selanjutnya, ia akan mengubur Nabi Muhammad SAW hidup-hidup.Suatu rencana yang sangat licik.

Maha besar Allah. Allah SWT memberi petunjuk kepada Nabi Muhammad SAW yang disampaikan melalui malaikat Jibril yang mendatangi dan memberinya peringatan akan adanya bahaya itu. Nabi Muhammad SAW akhirnya mengetahui tipu muslihat Abu Lahab, pamannya. 

Nabi Muhammad SAW pun mengurungkan niatnya untuk menjenguk Abu Lahab. Akhirnya, Abu Lahab menjadi sangat penasaran, ia bangkit mengejar keponakannya itu. Abu Lahab pun menjadi lupa pada lubang buatannya. Ia justru terjerembab masuk ke dalam lubang jebakan yang dibuatnya sendiri.
pembelajaranku.com

Subscribe to receive free email updates: