Skip to main content

Metode dalam Penulisan Huruf Kapital

Penulisan Huruf Kapital

Metode yang digunakan dalam Penulisan Huruf Kapital pada umumnya dalam penulisan huruf kapital menggunakan dua Metode antara lain sebagai berikut:

  1. Metode yang dikembangkan oleh Winnen. Yakni dengan menggunakan bentuk huruf A, M, N, dan sebagainya. 
  2. Cara yang kedua mengikuti metode yang dikembangkan oleh Tazelaar, yakni dengan menggunakan huruf kecil yang di perbesarkan contohnya seperti: a, m, dan n.

Peraturan di indonesia

Kedua cara ini di dalam bahasa Indonesia dapat di pergunakan, akan tetapi di dalam dunia pendidikan yang ada di indonesia, khususnya sekolah – sekolah dasar dianjurkan agar menggunakan metode Tazelaar. Hal ini sesuai dengan surat keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah , Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 094/C/Kep/I.83, Pada tanggal 7 Juli 1983.

Di Luar Negeri


Di beberapa negara - negara Eropa seperti Negara Belanda pada umumnya bentuk huruf yang digunakan mengikuti metode yang dikembangkan oleh Tazelaar. Akan tetapi di Indonesia metode yang dikembangkan Oleh Tazelaar tidak banyak digunakan kecuali dalam bentuk tulisan tangan. Karena berbagai sarana praktis yang tersedia pada umumnya hanya menyediakan huruf – huruf seperti yang telah di kembangkan oleh Winnen maka metode Winnen lebih banyak di gunakan di Indonesia.

Tags search : Metode penulisan huruf kapital, cara menulis huruf kapital, aturan penulisan huruf kapital, penulisan huruf kapital, kaedah penulisan huru kapital

Comments

Popular posts from this blog

7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database

Pembahasan saat ini yaitu 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database, arsitektur basis data, basis data, database 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi  Dasar Manajemen Database Pengguna dalam Basis data Pada tingkat pemakai, data base dikelompokkan menjadi beberapa tingkat pemakai yaitu antara lain sebagai berikut : 1. Database Administrator Ialah manusia yang mengorganisasi seluruh sistem basis data. Database administrator imemiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database meliputi: pengaturan hak akses, koordinasi dan monitoring serta bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware dan software. Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf Admin. Database Administrator 2. Database Designer Adalah manusia yang bertugas merancang dan mengembangkan database. database designer bertanggung jawab dalam identifikasi data yang tersimpan dalam database, menentukan struktur data yang tepat untuk disimpan dalam database. Database designer memerlukan

5 Fungsi Modul Input Output (I/O)

5 Fungsi Modul Input Output (I/O) Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan. Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu: • Kontrol dan pewaktuan. • Komunikasi CPU. • Komunikasi perangkat eksternal. • Pem-buffer-an data. • Deteksi kesalahan. 1. Fungsi Kontrol dan Pewaktuan Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan kerja masing – masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah