Menulis Surat Undangan, Undangan Tidak Resmi, Undangan Resmi, dan contohnya.

Penulisan undangan resmi, penulisan undangan resmi yang benar, menulis surat undangan resmi, contoh menulis surat undangan resmi, membuat undangan resmi, membuat undangan resmi dalam bahasa inggris, membuat undangan resmi bahasa inggris, cara menulis undangan resmi, kapan kita menulis undangan resmi, menulis undangan resmi, cara membuat undangan resmi bahasa inggris, cara menulis surat undangan resmi yang benar,

cara menulis surat undangan resmi, cara membuat undangan resmi dalam bahasa inggris, cara membuat undangan resmi dengan microsoft word, cara membuat undangan resmi di microsoft word, cara membuat undangan resmi dengan microsoft word 2007, cara membuat undangan resmi di ms word, membuat surat undangan resmi,  dalam bahasa inggris,

cara membuat undangan resmi di word, penulisan surat undangan resmi menurut eyd, cara membuat undangan resmi menggunakan microsoft word, cara membuat undangan resmi sekolah, penulisan surat undangan resmi yang benar, Menulis Surat Undangan, Undangan Tidak Resmi, Undangan Resmi, dan contohnya.


Menulis Surat Undangan

Menulis Surat Undangan

Surat adalah alat komunikasi dalam bentuk tulisan yang banyak digunakan orang. Untuk menulis surat yang baik, sebaiknya kita memiliki kemampuan sebagai berikut:
1. Menguasai bahasa yang dipakai dalam surat.
2. Menguasai bentuk atau gaya surat.
3. Mempunyai ide atau tema yang jelas untuk disampaikan.
4. Menulis urutan masalah dengan runtut dan baik.

Surat undangan merupakan surat yang berisi ajakan atau permohonan untuk menghadiri suatu acara seperti: pesta ulang tahun, pesta perkawinan, rapat, musyawarah, melakukan suatu kegiatan, dan lain-lain. Surat undangan dibedakan menjadi dua yaitu surat undangan tidak resmi dan surat undangan
resmi.

1. Surat Undangan Tidak Resmi

Surat undangan tidak resmi merupakan surat undangan yang ditulis oleh perorangan dalam suatu acara.

Contoh:
Wanda akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-11. Ia akan mengundang teman-temannya. Wanda menulis undangan untuk teman-temannya. Perhatikan surat undangan yang akan ditulis oleh Wanda. 
Undangan Tidak Resmi

Namun sebelumnya Wanda harus mengetahui kriteria surat undangan yang baik adalah sebagai berikut:
1. Nama dan alamat pengirim surat undangan jelas.
2. Nama dan alamat penerima surat undangan jelas.
3. Hari, tanggal, waktu, dan tempat acara yang tertulis dalam surat undangan jelas.
4. Bahasa yang digunakan sopan, menarik, enak dibaca dan komunikatif.

Surat undangan tidak resmi tersebut terdiri atas beberapa bagian dengan rincian sebagai berikut :

1. Tempat, tanggal penulisan surat.

Bagian ini ditulis pada bagian sudut kanan atas.

2. Alamat surat

Bagian ini berisi nama dan alamat yang dikirimi ditulis secara jelas.

3. Salam pembuka

Salam pembuka ditulis di sebelah kiri diakhiri tanda baca koma.

4. Isi surat

Bagian isi surat tertulis atas
a. Pendahuluan, berisi tentang pemberitahuan.
b. Isi, memuat isi surat tentang waktu, tempat, serta acara.
c. Penutup, berisi tentang harapan dan ucapan terima kasih.

5. Salam penutup

Bagian ini ditulis di bagian kanan bawah, salam penutup diakhiri tanda baca
koma.

6. Tanda tangan

Bagian ini berisi tanda tangan penulis surat sebagai orang yang bertanggung
jawab.

7. Nama pengirim surat.

Nama pengirim surat ditulis di bagian bawah tanda tangan.

2. Surat Undangan Resmi

Surat undangan resmi merupakan surat yang ditulis oleh instansi pemerintah atau swasta yang ditujukan kepada instansi, baik instansi pemerintah atau swasta, bahkan ditujukan kepada perorangan atau pribadi. Selain surat undangan resmi ada beberapa jenis surat resmi, yaitu :

a. Surat Tugas

Surat tugas yaitu surat yang dikirimkan kepada perorangan atau sekelompok orang untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu yang ditulis oleh instansi, organisasi, atau perusahaan.

b. Surat Edaran

Surat edaran yaitu surat yang berisi anjuran, pemberitahuan, petunjuk, pengumuman atau larangan yang bermanfaat sebagai dasar perbuatan sebagai kebijakan. Surat edaran biasanya diterbitkan oleh instansi/perusahaan yang kedudukannya lebih tinggi.

c. Surat Pengumuman

Surat pengumuman ini berisi tentang pengumuman atau pemberitahuan tentang sesuatu kepada khalayak umum.

d. Surat Permohonan

Surat permohonan ini berisi tentang permohonan atau permintaan bantuan. Contohnya: bantuan uang, pemohonan pindah, yang biasanya ditujukan kepada instansi yang jabatannya lebih tinggi.

e. Surat Perijinan

Surat perijinan ini berisi permohonan izin untuk menggunakan fasilitas tertentu seperti gedung, lapangan dan sebagainya.

Contoh Surat Undangan Resmi
Undangan Resmi
Surat undangan resmi tersebut memiliki bagian-bagian sebagai berikut :

1. Kepala surat

Bagian kepala surat berisi tentang keterangan nama, alamat, dan nomor telepon suatu kantor, lembaga pemerintah, atau perusahaan.

2. Tanggal surat

Bagian ini menjelaskan tanggal penulisan surat yang ditulis dibagian kanan atas.

3. Perihal surat

Perihal surat berisi tentang:
a. Nomor surat
b. Lampiran surat
c. Hal surat

4. Alamat surat

Bagian ini berisi nama dan alamat yang dikirimi surat undangan.

5. Salam Pembuka

Bagian ini ditulis di sebelah kiri dan diakhiri dengan tanda baca koma.

6. Isi surat

Isi surat terdiri atas :
a. Pendahuluan berisi pemberitahuan.
b. Isi surat berisi waktu, tempat, serta acara.
c. Penutup berisi harapan dan ucapan terima kasih.

7. Salam penutup

Bagian ini ditulis dibagian kanan bawah. Salam penutup diakhiri tanda baca koma.

8. Pengirim surat

Pada bagian ini terdiri atas:
a. Jabatan
b. Tanda tangan
c. Nama terang

9. Tembusan

Bagian ini ditulis bagian kiri bawah. Beberapa pedoman penulisan surat undangan resmi adalah :
1. Nama dan alamat pengirim surat undangan jelas.
2. Nama dan alamat penerima surat undangan jelas.
3. Hari, tanggal, waktu, dan tempat berlangsungnya undangan jelas.
4. Bahasa surat undangan sopan, menarik, dan baku
5. Bentuk surat undangan resmi/baku.

Perbedaan Surat Undangan Resmi dan Tidak Resmi
Perbedaan Undangan Resmi dan Tidak Resmi

Subscribe to receive free email updates: