Rangkuman Materi serta Refleksi Bahasa dan Sastra Indonesia

Rangkuman Materi serta Refleksi Bahasa dan Sastra Indonesia, fakta dan opini, diskusi, cerpen, komentar, teks pidato, laporan hasil diskusi, pantun

Rangkuman Materi serta Refleksi 

Bahasa dan Sastra Indonesia


Rangkuman Materi



Fakta dan opini itu akan selalu ada dalam setiap informasi yang disampaikan, baik secara lisan maupun secara tertulis. Untuk bisa membedakan opini dan fakta, selain mutlak mengetahui pengertian tentang fakta dan opini juga diperlukan pemahaman tentang ciri-ciri dan karakteristik opini dan fakta.

Diskusi merupakan kegiatan multiarah dalam sebuah forum untuk bertukar pikiran atas sebuah permasalahan untuk mencari solusi atau penyelesaian dari permasalahan tersebut. Satu hal yang mendukung keberhasilan sebuah diskusi adalah aturan dan kode etik yang dimiliki semua peserta diskusi.
Rangkuman Materi Bahasa Indonesia
Rangkuman Materi Bahasa Indonesia

Salah satu fungsi dari surat adalah untuk menginformasikan kondisi atau keadaan kita secara tertulis baik pada orang lain atau pada lembaga. Hal demikian juga berlaku pada surat lamaran pekerjaan dan surat dinas. Surat lamaran ditulis untuk menginformasikan keadaan kita untuk mendapatkan suatu pekerjaan atau jabatan. Surat dinas merupakan jenis resmi yang dikeluarkan oleh lembaga pada lembaga atau pada orang lain.

Cerpen merupakan salah satu bentuk karya sastra yang berbentuk prosa. Sebagai bagian dari karya sastra, cerpen terangkai atas unsur intrinsik dan ekstrinsik. Kemampuan menjelaskan unsur intrinsik dalam karya sastra merupakan indikator dari tercapainya kegiatan memahami isi cerpen, baik yang dibaca, maupun yang didengar.

Memberikan komentar atas sebuah laporan yang disampaikan merupakan kegiatan memberikan penilaian atas berbagai hal dari berbagai segi pula. Selain pengetahuan dan kepekaan, bahasa yang santun juga dibutuhkan saat menyampaikan komentar.

Membaca teks pidato merupakan kegiatan mengungkapkan teks pidato dengan volume suara yang bisa didengar oleh orang lain dalam acara tertentu. Berdasarkan ragamnya, membaca teks pidato dibedakan atas metode impromtu, naskah, menghafal dan ekstemporan. Empat hal yang perlu diperhatikan saat membacakan pidato, menyusun pokok pikiran, merumuskan dalam kalimat utama, menyusun kerangka pidato, dan memilih sumber rujukan.

Menulis laporan hasil diskusi berarti kegiatan mendokumentasikan hasil pertemuan dalam forum untuk mencari solusi dari suatu permasalahan yang dibicarakan dalam bentuk laporan tertulis. Kemampuan menulis hasil laporan merupakan salah satu tanda dari tercapainya kegiatan mengamati, mendengarkan informasi yang diungkapkan dalam diskusi.

Pantun merupakan salah satu bentuk dari puisi lama yang terdiri atas 4 larik (dua sampiran dan dua isi) dengan sajak a-b-a-b. Selainbentuk apresiasi membaca pantun merupakan keterampilan menyampaikan pesan yang ingin disampaikan penulis pada pembaca. Pantun biasanya dibacakan secara berbalas.

Refleksi Materi 

Orang bawah berbicara tentang orang lain, orang menengah berbicara tentang peristiwa, dan orang besar berbicara tentang ide atau gagasan (Ubaidillah). 

Dalam kehidupan sehari-hari sering digunakan kata ”Saya ngerti…” atau “ Konsep saya tentang hal itu adalah…”. Inilah dasar dari bentuk pemikiran manusia. Bentuk pemikiran manusia yang paling dasar adalah pengertian atau konsep, proposisi atau penyataan, dan yang terakhir adalah penalaran. Pengertian, pernyataan, dan penalaran itulah yang diperlukan ketika kamu berhadapan dengan fakta dan opini. Untuk itu, mulai berlatih untuk membedakan fakta dan opini, yang nanti akan berguna ketika kamu berusaha memperluas cakrawala pemikiran.
Lebih baik menanyakan sejumlah pertanyaan daripada mengetahui seluruh jawaban (Sigmund Freud). 
Nah, coba renungkan pernyataan tersebut! Apa relevansinya dengan kegiatan belajar menyampaikan gagasan dan tanggapan dalam suatu diskusi. Sebenarnya, dalam kegiatan diskusi, yang terpenting bukanlah jawaban-jawaban yang dimunculkan, tetapi jutsru pertanyaan-pertanyaan yang menjadi inti pembicaraan. Sebab, dalam sebuah pertanyaan yang baik sudah mengandung setengah dari informasi yang dibutuhkan.

Sesungguhnya apa yang kita katakan adalah apa yang ada dalam hati. Apa yang ada dalam hati adalah wakil dari diri kita. Jadi, untuk melihat isi hati, dapat dikenali melalui apa yang dikatakan seseorang. Nah, bagaimana dengan kamu! Setuju! Apa pun pendapatmu, yang pasti marilah mulai membiasakan diri untuk bertutur atau berkata dengan baik dan santun. Sebab, apa yang kita ucapkan menjadi penanda siapa diri kita sebenarnya. Oleh karena itu, tampaknya prinsip tersebut perlu kamu jadikan pegangan dalam kegiatan mengomentari, mengkritik, dan memberikan saran kepada teman dalam kegiatan penyampaian laporan.
Pucuk pauh delima batu,
anak sembilang ditapak tangan;
biar jauh di negeri satu,
hilang di mata di hati jangan.
Asam kandis asam gelugur,
kedua asam riang-riang;
menangis mayat di pintu kubur,
teringat badan tidak sembahyang. 
Itulah salah satu kekayaanbudaya dan sastra kita yang berupa pantun. Kekayaan itulah yang menjadi modal agar kita tetap disebut masyarakat berbudaya. Karena itu, jangan segan dan malu untuk membaca dan menggali hikmah dari kekayaan sastra lama kita.

Link terkait, silahkan baca juga : 5 Unsur Intrinsik Cerpen

Loading...