Skip to main content

5 Jenis HTTP Server

5 Jenis HTTP Server

Tidak semua HTTP server bekerja dengan cara yang sama. Ada HTTP server yang hanya menyediakan file statis, ada juga yang menyediakan file dinamis. Selama aplikasi tersebut melayani permintaan sesuai dengan aturan HTTP. Maka dia disebut dengan HTTP Server.

1. Staticlet

Staticlet adalah web server yang tidak begitu populer, kemampuanya terbatas dan hanya bisa melayani pemberian file statis. Tidak bisa dikonfigurasi, dan lebih berguna sebagai portal untuk membuat file sharing satu arah berbasis HTTP.

2. Apache

Apache merupakan salah satu web server yang populer, dilengkapi dengan kemampuan bahasa PHP, CGI (Perl, Python), juga konfigurasi menggunakan file .ht. Apache bisa melakukan tugasnya dengan baik, konfigurasinya juga banyak dan sangat mudah dipelajari.
Apache HTTP Server
Apache HTTP Server

3. Nginx

Nginx adalah salah satu web server yang bekerja dengan cepat. Nginx menggunakan C++, salah satu bahasa yang bekerja dengan cepat.

4. IIS

IIS adalah web server dari Microsoft, kemampunya dalah dia mampu menggunakan dan mengoptimalkan teknologi Microsoft seperti .NET, ASP, WCF, Hyper-V, dll.

5. GlassFish

GlassFish adalah salah satu server yang menggunakan Java sebagai platformnya. Java sendiri merupakan platform independen yang bisa berjalan di berbagai paltform.

Comments

Popular posts from this blog

7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database

Pembahasan saat ini yaitu 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database, arsitektur basis data, basis data, database 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi  Dasar Manajemen Database Pengguna dalam Basis data Pada tingkat pemakai, data base dikelompokkan menjadi beberapa tingkat pemakai yaitu antara lain sebagai berikut : 1. Database Administrator Ialah manusia yang mengorganisasi seluruh sistem basis data. Database administrator imemiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database meliputi: pengaturan hak akses, koordinasi dan monitoring serta bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware dan software. Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf Admin. Database Administrator 2. Database Designer Adalah manusia yang bertugas merancang dan mengembangkan database. database designer bertanggung jawab dalam identifikasi data yang tersimpan dalam database, menentukan struktur data yang tepat untuk disimpan dalam database. Database designer memerlukan

5 Fungsi Modul Input Output (I/O)

5 Fungsi Modul Input Output (I/O) Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan. Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu: • Kontrol dan pewaktuan. • Komunikasi CPU. • Komunikasi perangkat eksternal. • Pem-buffer-an data. • Deteksi kesalahan. 1. Fungsi Kontrol dan Pewaktuan Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan kerja masing – masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah