Skip to main content

12 Macam Perawatan Tahunan Komputer dan Jaringan

12 Macam Perawatan Tahunan 

Komputer dan Jaringan

Supaya hardware dan software yang kita miliki dapat digunakan dengan jangka waktu yang lama dan saat dipergunakan tidak mengalami kendala sehingga dapat memudahkan seluruh tugas-tugas yang kita kerjakan maka hardware dan software tersebut harus selalu dilakukan perawatan secara rutin dan berkesinambungan. 

Perawatan di sini bisa kita jadwalkan agar benar-benar terkendali dengan pengawasan yang baik. Apalagi komputer yang kita gunakan berupa komputer Stand Alone (sendiri) dan Workstation (Jaringan). Peratawan tersebut bisa dilakukan secara berkala misalnya mingguan, bulanan dan tahunan. Berikut ini ada 12 macam perawatan yang dilakukan secara tahunan yang harus di perhatikan dengan baik. perawatan tersebut meliputi :
Perawatan Komputer
Perawatan Komputer

1. System Back-up (membuat salinan/copy untuk data-data penting perusahaan yang ada pada komputer, dan    back-up copy diserahkan ke pelanggan untuk disimpan ditempat yang aman).

2. System Optimization (defragmentasi data, membuang sampah-sampah yang ada pada komputer, memperbaiki    kesalahan setting)

3. System Rebuild (membangun dan menata ulang kembali sistem yang rusak oleh faktor yang tidak disengaja,    supaya sistem dapat bekerja kembali seperti semula).

4. System Upgrade (menambah fungsi, memperbaharui sistem yang ada sesuai dengan permintaan pelanggan,    testing stabilitas untuk hardware dan software sebelum pemasangan)

5. Training (pelatihan, pengarahan dan konsultasi untuk pemakai supaya dapat mengoperasikan komputer    dengan baik dan benar)

6. Pembersihan Virus (melacak dan membersihkan virus dari komputer dan jaringan)

7. System Security (pemasangan dan perubahan password, untuk pengamanan sistem dan data penting    perusahaan dari orang luar yang tidak berkepentingan).

8. Penyelesaian Darurat (meyediakan personil untuk segera bertindak dalam waktu singkat, supaya sistem    dapat bekerja kembali seperti semula)

9. Personil Stand-by di lapangan (Bila sistem yang berjalan belum stabil, menempatkan personil sebagai    support teknis dan pemantauan kerja sitem yang ada sampai semua masalah terselesaikan

10. Konsultasi (menyediakan konsultasi, analisa dan saran secara professional untuk segala hal yang     berhubungan dengan komputer)

11. Perawatan Hardware Komputer (merawat hardware komputer, membersihkan komputer, mengurangi kerusakan     pada hardware)

12. Mengganti barang-barang komsumtif (mengganti tinta printer, mouse, floppy disk yang rusak, dan lain-lain)

Comments

Popular posts from this blog

7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database

Pembahasan saat ini yaitu 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database, arsitektur basis data, basis data, database 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi  Dasar Manajemen Database Pengguna dalam Basis data Pada tingkat pemakai, data base dikelompokkan menjadi beberapa tingkat pemakai yaitu antara lain sebagai berikut : 1. Database Administrator Ialah manusia yang mengorganisasi seluruh sistem basis data. Database administrator imemiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database meliputi: pengaturan hak akses, koordinasi dan monitoring serta bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware dan software. Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf Admin. Database Administrator 2. Database Designer Adalah manusia yang bertugas merancang dan mengembangkan database. database designer bertanggung jawab dalam identifikasi data yang tersimpan dalam database, menentukan struktur data yang tepat untuk disimpan dalam database. Database designer memerlukan

5 Fungsi Modul Input Output (I/O)

5 Fungsi Modul Input Output (I/O) Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan. Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu: • Kontrol dan pewaktuan. • Komunikasi CPU. • Komunikasi perangkat eksternal. • Pem-buffer-an data. • Deteksi kesalahan. 1. Fungsi Kontrol dan Pewaktuan Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan kerja masing – masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah