Rangkuman Materi Polimer (Polimer Alam, Polimer Kimia, Monomer, Polimer Ataktik) dan Latihan Uji Kompetensi

Rangkuman Materi Polimer, Polimer Alam, Polimer Kimia, Monomer, Polimer Ataktik dan Latihan Uji Kompetensi

Rangkuman Materi Polimer


Rangkuman


1. Polimer adalah makromolekul yang biasanya memiliki bobot molekul tinggi, dibangun dari pengulangan unitunitnya.

2. Pengklasifikasian yang paling sederhana dan sering    dipergunakan didasari atas asal atau sumbernya, yaitu    polimer alam dan polimer sintetik.

3. Polimer sintetik merupakan jenis polimer yang dihasilkan melalui sintesis kimia.

4. Polimer alam adalah senyawa yang dihasilkan dari proses metabolisme mahluk hidup.

5. Monomer adalah unit terkecil sebagai penyusun polimer.

6. Penggabungan molekul‐molekul kecil atau monomer menjadi molekul yang sangat besar siberi istilah reaksi polimerisasi.

7. Penamaan polimer didasari oleh atas nama monomernya baik dari nama sumber ataupun nama umum, yang kedua didasari atas taktisitas dan isomernya.

8. Isotaktik propilen berbentuk jika gugus metil pada posisi yang sama didalam polimer.

9. Sindiotaktik adalah polimer yang kedudukan atau posisi dari gugus alkil/fenil kedudukan tidak sama namun berubah secara beraturan.

10. Polimer ataktik adalah polimer yang posisi dari gugus alkil/fenil pada rantai karbonnya random.

11. Perbedaan utama dari polimer alam dan Polimer sintetik adalah, mudah tidaknya sebuah polimer didegradasi atau dirombak oleh mikroba.

12. Sifat‐sifat polimer sintetik sangat ditentukan oleh struktur polimernya seperti; panjangnya rantai; gaya antar molekul, percabangan, dan ikatan silang antar rantai polimer.

13. Polimer yang memiliki ikatan silang antar rantai akan memiliki sifat kaku dan membentuk bahan yang keras dan dikenal dengan termoseting

14. Plastik termoplas adalah plastik yang dapat dipanaskan secara berulang‐ulang.

15. Ada dua macam polietilena, yaitu yang memiliki densitas (kerapatan) rendah dan polietilena yang memiliki densitas tinggi.

16. Polipropilena ini mirip dengan polietilen, monomer pembentuknya adalah propilena (CH3‐CH = CH2), berbeda dalam jumlah atom C dengan etilen.

17. PTFE adalah dihasilkan dari proses polimerisasi adisi senyawa turunan etilen yaitu rafluoroetilena (CF2 = CF2), polimer ini disebut juga dengan teflon.

18. Polimer ini merupakan polimer yang dibentuk oleh monomer kloro etilen (CH2=CHCl) dan polimer ini memiliki sifat yang lebih kuat dibandingkan dengan etilen.

19. Polimer bakelit merupakan plastik termoseting, polimer ini dihasilkan dari suatu kopolimer kondensasi antara metanal dan fenol.

20. Ada dua jenis polimer Akrilat yang banyak dipergunakan dalam kehidupan sehari‐hari yaitu polimetil metakrilat dan serat akrilat atau orlon.

21. Polmetilmetakrilat (PMMA) merupakan senyawa homopolimer yang dibentuk dari reaksi polimerisasi adisi senyawa metil metakrilat.

22. Polimer sintetik dari sutra adalah serat sintetik nylon 66 dan nylon 6, walapun hasilnya tidak sebaik sutra namun sudah mendekati, polimer ini merupakan polimer dari poliimida.

23. Poliester merupakan polimer yang disusun oleh monomer ester. Penggunaan dari polimer ini adalah pengganti bahan pakaian yang berasal dari kapas.

24. Karet sintetik merupakan kopolimer yang terbentuk dari dua monomer yaitu stirena dan 1,3 butadiena disingkat dengan SBR.

Getah Karet
Getah Karet

SOAL UJI KOMPETENSI


Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar
1. Makromolekul yang memiliki bobot molekul tinggi, dan
   dibangun dari pengulangan unit‐unitnya disebut dengan
A. Karbohidrat
B. Polietilen
C. Polipropilen
D. Polimer

2. Jika polimer dibentuk dari mononomer tetrafloroetilen
   melalui reaksi didalam laboratorium, maka polimer dapat
   digolongkan sebagai
A. Polimer laboratorium
B. Polimer sintetik
C. Polemer alam
D. Benar semua

3. Contoh dibawah ini adalah polimer sintetik, kecuali
A. Nylon 66
B. Teflon
C. Karet stirena butadiene
D. Protein

4. Poli(metil metakrilat) adalah polimer yang disusun oleh monomer
A. Metakrilat
B. Metil metakrilat
C. Asam metakrilat
D. Akrilon

5. Dari senyawa dibawah ini yang mungkin membentuk polimer isotaktik adalah
A. Polietilen
B. Teflon
C. Polipropilen
D. Bakelit

6. Polimer ataktik memiliki ciri dimana gugus alkil atau fenil pada
   rantai utamanya berposisi …..
A. Sama
B. Beraturan
C. Random
D. Tidak sama namun beraturan

7. Perbedaan utama dari polimer alam dan Polimer sintetik
   adalah, mudah tidaknya sebuah polimer didegradasi atau
   dirombak oleh mikroba dan sering diistilahkan dengan
A. Biomolekul
B. Biodegradabel
C. Biodiesel
D. Biogas

8. Sifat‐sifat polimer sintetik sangat dipengaruhi oleh beberapa factor kecuali :
A. panjangnya rantai
B. gaya antar molekul
C. ikatan silang antar rantai polimer
D. Titik leleh

9. Bakelit merupakan termoseting, yang memiliki sifat kaku dan
   keras. Hasl ini disebabkan oleh
A. panjangnya rantai
B. gaya antar molekul
C. ikatan silang antar rantai polimer
D. Titik leleh

10. Polimer akrilat yang berbentuk serat ditunjukkan oleh
A. Polimetilmetakrilat
B. Orlon
C. Dakron
D. Tetoron

11. Polimer sintetik dari sutra adalah serat sintetik nylon 66 dan
    nylon 6, polimer ini merupakan polimer dari poliimida.
A. Poliimina
B. Poliimida
C. Poiligita
D. Polimata

12. Karet sintetik merupakan kopolimer yang terbentuk dari dua
    monomer yaitu stirena dengan.
A. 1‐pentena
B. 2 butena
C. 1,3 butadiena
D. 1,3 pentadiena



Subscribe to receive free email updates: