Paradigma pemrograman berorientasi objek, pemrograman berorientasi objek, pemrograman berbasis objek, pemrograman berorientasi objek php, pemrograman

Paradigma pemrograman berorientasi objek, pemrograman berorientasi objek, pemrograman berbasis objek, pemrograman berorientasi objek php, pemrograman

Paradigma pemrograman berorientasi objek


Ide dasar pada bahasa berorientasi obyek (POB) adalah mengkombinasikan data dan fungsi untuk mengakses data menjadi sebuah kesatuan unit. Unit ini di kenal dengan nama obyek. Obyek sebenarnya mencerminkan pola kerja manusia dalam kehidupan kerja sehari-hari. Sebuah obyek dapat diibaratkan sebagai departemen di dalam sebuah perusahaan bisnis. 

Contoh departemen.
 Penjualan
 Akuntan
 Personalia

Pembagian departemen dalam perusahaan merupakan upaya untuk memudahkan pengoperasian perusahaan. Sebagai gambaran, jika anda seorang menejer penjualan di Kantor Pusat ingin mengetahui data personalia salesmendi suatu kantor cabang, apa yang anda lakukan ? Langkah yang anda tempuh pasti tidak dating secara langsung ke ruang personalia dan mencari data pada pada berkas-berkas yang ada pada departemen personalia sesuai yang anda butuhkan. Masalah bagaimana dan siapa yang mencarikan laporan yang diperlukan bukanlah menjadi urusan anda. Analogi dengan hal ini, kalau seseorang bermaksud menggunakan obyek, ia cukup mengirim suatu pesan ke obyek dan obyek itu sendiri yang akan menanganinya.

Bisa dibayangkan, betapa repotnya anda kalau anda sebagai manejer penjualan harus mencari sendiri berkas-berkas yang ada pada departemen personalia.Barangkali anda malah bakal mengobrak-abrik berkas-berkas yang sudah tersusun rapi. Kejadian semacam inilah yang dihindari pada konsep pemrogaman berorientasi obyek.

Data dan Fungsi Pemanipulasian data pada suatu objek

Objek

Object adalah gabungan antara beberapa data dan fungsi yang masing-masing bekerja bersama-sama dan tidak dapat dipisahkan. Gabungan dari data dan fungsi tersebut akan membentuk suatu object-object yang aktif. Dari kumpulan beberapa object yang sama akan membentuk struktur baru yang disebut class.

Konsep dasar object (object Oriented) meliputi tiga hal :
 Is Identical (because Object has own unique ID), yaitu object tersebut mempunyai identitas       tersendiri dapat dibedakan dengan yang lain
 Has Behavior (because Object has Method), yaitu object itu mempunyai prilaku atau sifat-sifat        yang khusus
 Has State (because Object has instance parameter), object mempunyai ukuran yang baku.

Dalam suatu sistem yang komplek seperti dalam project managemen sering kita jumpai objek-objek suatu kelas mempunyai relasi / hubungan dengan object-object dikelas yang lain. Secara umum relasi object dapat dibedakan menjadi tiga dasar hubungan yaitu :
 Is-a (Generalization, Realization: Inheritance).
 Has-a (Association).
 Others (Association , Dependency)

Karakteristik Objek


Untuk lebih jelasnya karakteristik objek tersebut dijelaskan sebagai berikut :
Contoh Objek

Identitas berarti data diukur mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas dan inilah yang disebut objek. Suatu contoh : Singa merupakan objek dari binatang buas, Manusia merupakan dari makhluk hidup ciptaan Allah SWT, keyboard merupakan objek dari perangkat keras komputer, mobil merupakan objek dari alat transportasi. Setiap objek mempunyai sifat yang melekat pada identitasnya, sehingga dua objek dapat berbeda walaupun bila semua nilai atributnya identik. 

Objek didunia nyata sangatlah sederhana, tetapi dalam pemrograman mempunyai penanganan yang unik dan tidak sederhana di dunia nyata. Penanganannya bias saja dinyatakan beberapa cara, seperti alamat, indeks, dari array atau nilai unik dari atribut. Referensi objek seragam dan independen dari sisi objek, memperbolehkan campuran kumpulan dari objek yang dibuat, seperti file dalam direktori yang berisi file dan subdirektori.

Klasifikasi berarti suatu kegiatan mengumpulkan data (atribut) dan prilaku (operasi) yang mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup yang disebut kelas. Sesuai dengan contoh di atas maka hewan buas, makhluk hidup, komputer, dan alat transportasi adalah contoh dari kelas.

Kelas menunjukkan abstraksi yang menjelaskan sifat penting pada suatu aplikasi dan mengabaikan yang lain. Setiap kelas menunjukkan suatu kumpulan infinite yang mungkin dari objek. Suatu objek dapat dikatakan sebagai instans dari kelas. Setiap instans dari kelas mempunyai nilai individu untuk setiap nama atribut dan operasi, tetapi memiliki bersama atribut dan operasi dengan instans lain dalam kelas. Gambar di bawah ini menunjukkan dua kelas dengan beberapa instans yang berhubungan dengannya.

Contoh Objek dengan property
Dalam dunia nyata, suatu operasi adalah suatu abstrak dari analogi prilaku terhadap objek-objek yang berbeda. Setiap objek mengetahui bagaimana melakukan operasinya. Dalam bahasa pemrograman berorientasi objek, secara otomatis bahasa akan mamilih metode yang tepat untuk menjalankan operasinya berdasarkan nama dimana dilakuakan operasi terhadapnya. Pengguna dari operasi tidak perlu kuatir berapa banyak metoda yang terdapat dalam implentasi. Kelas baru dapat ditambahkan tanpa mengubah code yang sudah ada, melengkapi metoda adalah melengkapi operasi yang dapat dilakukan terhadap kelas baru. 



Subscribe to receive free email updates: