Skip to main content

Kecepatan Internet dan contoh cara menghitung waktu transfer

Kecepatan Internet dan contoh cara menghitung waktu transfer, cek speed internet , test kecepatan internet, kecepatan, kecepatan akses internet.

Kecepatan Internet dan contoh cara menghitung waktu transfer


Internet mempunyai kecepatan. Kecepatan ini lebih ditujukan untuk
menunjukan berapa cepat jaringan Internet yang kita gunakan mengirimkan
data. Misalnya sebuah lagu dengan format MP3 yang mempunyai besar 1
Mbyte membutuhkan waktu satu (1) menit untuk dikirim ke Internet. Maka
kecepatan pengiriman data-nya adalah 1Mbyte / menit. Tapi notasi Mbyte per
menit bukan notasi umum yang biasa digunakan di Internet.

Notasi kecepatan Internet erat hubungannya dengan notasi besarnya file
atau data yang kita miliki. Data dalam komputer biasanya disimpan dalam
bentuk satuan bit yang terdiri dari bilangan “0” dan “1”. Jadi sebuah data
“101101110011” panjangnya adalah dua belas (12) bit.

Seringkali untuk memudahkan pemrosesan data, kita biasanya
mengelompokan dalam kelipatan delapan (8) bit yang biasa disebut satu (1) Byte.
Jadi sebuah data yang panjangnya 32 bit adalah sama dengan empat (4) Byte.
Kecepatan pengirim data di media komunikasi biasanya di tulis sebagai
jumlah bit yang dikirim per detik, atau biasa di sebut “bit per second” atau
“bps”. Notasi kecepatan dalam bps sering kita dapati pada peralatan jaringan,
seperti modem, Ethernet dll. Beberapa notasi yang sering digunakan

1000 bit/detik = 1 kilo bps  = 1 Kbps
1000000 bit/detik = 1 mega bps  = 1 Mbps
100000000 bit/detik = 1 giga bps  = 1 Gbps

Notasi lain yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan transfer
data biasanya ditulis dalam jumlah Byte per detik, atau biasanya di sebut “Byte
per second” atau “Bps”. Perhatikan pada Byte digunakan huruf besar. 

Hubungan antara bit dengan Byte adalah
1 Byte = 8 bit
hubungan berikut biasanya digunakan antara Byte dengan bit
1 KBps = 8 Kbps
1 MBps = 8 Mbps
Notasi Bps, KBps atau MBps sering kita dapati pada saat kita melakukan
evaluasi proses pengiriman data atau pengiriman file/berkas dari jaringan atau
Internet.
Kecepatan Internet
Gambar Kecepatan Internet

Menghitung bit dari byte

Berapa banyak bit yang ada pada 1 Mbyte data?
Jawab:
1 Mbyte = 1.000.000 byte.
Karena satu (1) byte adalah 8 bit, maka data tersebut adalah
1.000.000 x 8 bit = 8 juta bit.

 Menghitung waktu untuk mentransfer file

Pada saat kita melakukan transfer file dari Internet ke komputer yang
kita gunakan, di perlihatkan kecepatan transfer (biasanya di sebut throughput),
misalnya, 2 kBps. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk men-transfer
sebuah file MP3 yang besarnya 4Mbyte?
Jawab:
Lama waktu yang dibutuhkan adalah besar file (dalam Byte) di bagi 
kecepatan dalam Byte per detik. Jadi waktu yang di butuhkan adalah
4 Mbyte / 2 kBps = 4000 kB / 2 kBps = 2000 detik atau sekitar 30
menit.

Comments

Popular posts from this blog

5 Fungsi Modul Input Output (I/O)

5 Fungsi Modul Input Output (I/O) Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan. Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu: • Kontrol dan pewaktuan. • Komunikasi CPU. • Komunikasi perangkat eksternal. • Pem-buffer-an data. • Deteksi kesalahan. 1. Fungsi Kontrol dan Pewaktuan Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan kerja masing – masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer

7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database

Pembahasan saat ini yaitu 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database, arsitektur basis data, basis data, database 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi  Dasar Manajemen Database Pengguna dalam Basis data Pada tingkat pemakai, data base dikelompokkan menjadi beberapa tingkat pemakai yaitu antara lain sebagai berikut : 1. Database Administrator Ialah manusia yang mengorganisasi seluruh sistem basis data. Database administrator imemiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database meliputi: pengaturan hak akses, koordinasi dan monitoring serta bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware dan software. Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf Admin. Database Administrator 2. Database Designer Adalah manusia yang bertugas merancang dan mengembangkan database. database designer bertanggung jawab dalam identifikasi data yang tersimpan dalam database, menentukan struktur data yang tepat untuk disimpan dalam database. Database designer memerlukan

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah