Skip to main content

Bilangan Pangkat Tiga dan Akar Pangkat Tiga

Bilangan Pangkat Tiga dan Akar Pangkat Tiga


1. Bilangan Pangkat Tiga

Masih ingatkah kamu dengan bilangan berpangkat dua? Bagaimana kamu menyebut bilangan berpangkat dua? Ya, kamu menyebutnya bilangan kuadrat. Perhatikan bilangan-bilangan berikut ini.
Bilangan 4 dan 25 di atas merupakan bilangan kuadrat. Apakah bilangan 8 dan 125 juga bilangan kuadrat? Bukan, karena 8 merupakan bilangan hasil pemangkatan 3 dari bilangan 2. Sedangkan 125 merupakan bilangan hasil pemangkatan 3 dari bilangan 5. Bilangan yang demikian disebut bilangan pangkat 3 atau bilangan kubik.

2. Penarikan Akar Pangkat Tiga

Kamu telah mempelajari kebalikan dari bilangan kuadrat, yaitu akar kuadrat misalnya :
Bagaimana dengan kebalikan dari bilangan kubik? Kebalikan dari bilangan kubik atau pangkat 3 adalah akar pangkat 3, ditulis sepeti lambang di bawah ini.
Bagaimanakah cara penarikan akar pangkat 3 suatu bilangan? Simaklah contoh berikut ini



Link Terkait, Silahkan baca juga : Contoh Soal Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)

Comments

Popular posts from this blog

7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database

Pembahasan saat ini yaitu 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database, arsitektur basis data, basis data, database 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi  Dasar Manajemen Database Pengguna dalam Basis data Pada tingkat pemakai, data base dikelompokkan menjadi beberapa tingkat pemakai yaitu antara lain sebagai berikut : 1. Database Administrator Ialah manusia yang mengorganisasi seluruh sistem basis data. Database administrator imemiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database meliputi: pengaturan hak akses, koordinasi dan monitoring serta bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware dan software. Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf Admin. Database Administrator 2. Database Designer Adalah manusia yang bertugas merancang dan mengembangkan database. database designer bertanggung jawab dalam identifikasi data yang tersimpan dalam database, menentukan struktur data yang tepat untuk disimpan dalam database. Database designer memerlukan

5 Fungsi Modul Input Output (I/O)

5 Fungsi Modul Input Output (I/O) Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan. Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu: • Kontrol dan pewaktuan. • Komunikasi CPU. • Komunikasi perangkat eksternal. • Pem-buffer-an data. • Deteksi kesalahan. 1. Fungsi Kontrol dan Pewaktuan Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan kerja masing – masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah