Skip to main content

Belajar Power Point, cara membuat power point, materi power point

Belajar Power Point, materi power point, cara membuat power point, presentasi power point, cara belajar power point, presentasi

Cara Membuat Power Point


A.Pengelolaan Dokumen Presentasi

Setelah selesai membuat seluruh slide, Anda dapat melihat tampilannya dengan menekan tombol F5. Agar tampilannya lebih menarik, berikut ini cara-cara mengelola dokumen PowerPoint yang dapat Anda lakukan.

1. Pengaturan Efek Transisi

Efek transisi sangat penting dalam sebuah presentasi agar terlihat menarik dan dapat diatur secara otomatis. Pemberian efek dapat dilakukan terhadap objek, teks ataupun slide. Efek transisi juga berguna untuk lebih menampilkan hal-hal yang dianggap penting dalam suatu presentasi sehingga peserta presentasi dapat lebih fokus dalam memerhatikan materi presentasi. Dengan transisi, presentasi terlihat lebih dinamis. Anda bisa melakukan efek transisi pada tiap slide dengan cara-cara berikut.
a. Klik menu Slide Show lalu pilih submenu Slide Transition.

Memilih submenu Slide Transition dari menu Slide Show
Memilih submenu Slide Transition dari menu Slide Show

b. Pilih transisi slide yang diinginkan pada kotak dialog Apply to selected slides.
c. Atur kecepatan transisi melalui kotak dialog Modify transition. Pilih yang dapat ditentukan adalah     cepat (fast), medium, dan lambat (slow).
d. Lihat preview transisi menggunakan ikon Play.

Kotak dialog Slide Transition
Kotak dialog Slide Transition

2. Pengaturan Efek Animasi

Efek animasi merupakan salah satu kelebihan PowerPoint. Powerpoint 2003 menyediakan lebih banyak efek animasi dibandingkan dengan versi sebelumnya. Tidak kurang dari 208 efek yang disediakan oleh PowerPoint. Efek ini dapat diterapkan pada bagian-bagian presentasi, seperti teks, ambar, atau garis. Efek-efek tersebut terdapat pada submenu Custom Animation pada menu Slide Show. Penggunaan efek animasi pada presentasi menggunakan PowerPoint memiliki beberapa kegunaan, antara lain sebagai berikut.
• Presentasi menjadi lebih menarik, interaktif, dan tidak monoton
• Membantu memperjelas isi presentasi
• Menarik perhatian audiens atau pendengar

Custom Animasi
Custom Animasi
Langkah-langkah untuk memberikan efek animasi pada teks atau objek adalah sebagai berikut.
• Pilih halaman yang akan diberikan efek.
• Dari menu bar klik Slide Show kemudian pilih submenu Custom Animation
sehingga muncul tampilan seperti berikut ini.

Kotak Dialog Custom Animasi
Kotak Dialog Custom Animasi
• Pilih text box atau objek yang akan diberikan animasi.
• Selanjutnya pilih Add Effect yang Anda inginkan.
• Untuk melihat tampilan halaman yang telah diberi efek, klik ikon Play.
Selanjutnya Anda dapat mengatur kecepatan efek animasi dengan menggunakan
kotak dialog berikut ini.

Kotak Dialog Pengaturan Kecepatan
Kotak Dialog Pengaturan Kecepatan
Tips Menggunakan Animasi
Sebelum menggunakan efek animasi pada slide Anda, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut.
• Jangan berlebihan. Penggunaan efek animasi yang berlebihan justru akan membingungkan audies dan mengaburkan isi presentasi.
• Sesuaikan animasi dengan isi, tujuan, audiens, dan lokasi presentasi.
• Perhatikan waktu yang disediakan. Penambahan efek animasi akan menambah durasi setiap slide presentasi. Semakin banyak efek yang digunakan akan semakin banyak waktu yang diperlukan.
• Apabila efek animasi dilakukan untuk presentasi oral, jangan banyak menambahkan efek suara. Efek suara cenderung memecah konsentrasi audiens antara suara pembicara dengan sound animasi.
Silahkan Baca Juga Mengenal Hardware Komputer



Comments

Popular posts from this blog

7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database

Pembahasan saat ini yaitu 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database, arsitektur basis data, basis data, database 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi  Dasar Manajemen Database Pengguna dalam Basis data Pada tingkat pemakai, data base dikelompokkan menjadi beberapa tingkat pemakai yaitu antara lain sebagai berikut : 1. Database Administrator Ialah manusia yang mengorganisasi seluruh sistem basis data. Database administrator imemiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database meliputi: pengaturan hak akses, koordinasi dan monitoring serta bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware dan software. Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf Admin. Database Administrator 2. Database Designer Adalah manusia yang bertugas merancang dan mengembangkan database. database designer bertanggung jawab dalam identifikasi data yang tersimpan dalam database, menentukan struktur data yang tepat untuk disimpan dalam database. Database designer memerlukan

5 Fungsi Modul Input Output (I/O)

5 Fungsi Modul Input Output (I/O) Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan. Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu: • Kontrol dan pewaktuan. • Komunikasi CPU. • Komunikasi perangkat eksternal. • Pem-buffer-an data. • Deteksi kesalahan. 1. Fungsi Kontrol dan Pewaktuan Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan kerja masing – masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah