Skip to main content

Tips Mengeluarkan Ulat Gigi Berlubang

Tips Cara Mengeluarkan Ulat Gigi Berlubang
Cara Mengeluarkan Ulat Gigi berlubang
 Alat-alat yang Harus dipersiapkan :
  1. Batok kelapa yang dipotong 1/3 nya, ambil yang 3/4 bagiannya, buang yang 1/3 bagiannya, rapihkan potongannya dengan amplas, begitu juga amplas bagian luar dan dalamnya agar halus. Lalu lubangi batok pada bagian atasnya dan beri selang waterpass, rapikan agar nanti tak ada asap keluar dari celah.
  2. Siapkan kaleng bekas kue / biskuit Monde
  3. Cari batu / Bata yang kecil dan bersih / Apapun itu untuk ganjal nantinya (Lihat pada ilustrasi)
  4. Pecahkan genting dan jadikan potongan-potongan kecil kira-kira ukuran 5 cm x 5cm boleg juga bentuknya tak beraturan / bulat
  5. Tungku api kayu bakar
  6. Biji terong peuheur (sunda) / terong getir / terong liar yang sudah masak (yang bulat kecil yang masaknya berwarna kuning), diambil biji-bijinya lalu dijemur dikeringkan sampai berwarna hitam.
  7. Minyak sayur.
  8. Jepitan untuk memindah-mindahkan genting


Langkah mengeluarkan ulat gigi :
  •  Bakar genting genting didalam tungku pada, masukkan saja ke bagian bara apinya, sampai berwarna merah bara.
  • Kaleng kue di isi air, lalu masukkan ganjal / batu / bata kecil / taru persis di tengahnya, air jangan sampai merendam ganjal.
  • Taruh genting yang telah membara diatas ganjal, lalu taruh sedikit biji terong diatas genting tersebut,
  • Teteskan sedikit minyak sayur 
  • Setelah itu biji terong akan termasak dan mengeluarkan asap,
  • Nah tutup dengan batok kelapa yang telah diberi selang, lalu lubang selangnya ditempelkan persis pada gigi yang sakit, pompa perlahan-lahan naik turun batoknya agar asap terus naik ke atas selang dan keluar persis di gigi yang sakit, lakukan berulang sampai menghabiskan 15-20 genting
  • Saat asapnya telah berkurang, segera ganti genting dengan yang baru yang telah membara.
  • Setelah beres, perhatikan didalam air, diatas genting dan ganjal, jika ada benda benda kecil mungil seperti parut kelapa warna putih / hitam (kalau terpanggang di genting) ; nah itulah ulat giginya yang membuat gigi anda celekot-celekot, silahkan ambil dan taruh ke daun, lalu hitung ada berapakah gerangan? boleh juga anda simpan jadikan koleksi ; nah Insya Allah rasa sakit gigi anda akan berkurang dan mungkin malah sembuh . 

Selamat Mencoba .

Lihat Videonya di Youtube

Sumber

Comments

Popular posts from this blog

7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database

Pembahasan saat ini yaitu 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi Dasar Manajemen Database, arsitektur basis data, basis data, database 7 Pengguna dalam Basis data dan Operasi Operasi  Dasar Manajemen Database Pengguna dalam Basis data Pada tingkat pemakai, data base dikelompokkan menjadi beberapa tingkat pemakai yaitu antara lain sebagai berikut : 1. Database Administrator Ialah manusia yang mengorganisasi seluruh sistem basis data. Database administrator imemiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database meliputi: pengaturan hak akses, koordinasi dan monitoring serta bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware dan software. Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf Admin. Database Administrator 2. Database Designer Adalah manusia yang bertugas merancang dan mengembangkan database. database designer bertanggung jawab dalam identifikasi data yang tersimpan dalam database, menentukan struktur data yang tepat untuk disimpan dalam database. Database designer memerlukan

5 Fungsi Modul Input Output (I/O)

5 Fungsi Modul Input Output (I/O) Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan. Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu: • Kontrol dan pewaktuan. • Komunikasi CPU. • Komunikasi perangkat eksternal. • Pem-buffer-an data. • Deteksi kesalahan. 1. Fungsi Kontrol dan Pewaktuan Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan kerja masing – masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah